Publish Date
30 Nov -0001
Pengujian sarana perkeretaapian merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui kesesuaian antara persyaratanteknis dan kondisi serta fungsi sarana perkeretaapian. Pengujian getaran adalah pengujian bergerak yang dilakukan untukmengetahui besaran getaran yang dihasilkan dari sarana perkeretaapian. Pengujian getaran dapat dilakukan denganVibrograph Yoshida Seiki atau Ride Indexer PJM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai ujigetaran antara alat Vibrograph Yoshida Seiki dan Ride Indexer PJM. Pada penelitian ini dilakukan metode perbandinganantara nilai uji getaran Vibrograph Yoshida Seiki dengan nilai uji getaran Ride Indexer PJM menggunakan softwareStatistical Package for the Social Sciences. Software tersebut akan menganalisa hasil nilai uji getaran kedua alat danmencari perbandingan dari data kedua alat tersebut. Kedua alat uji getaran dilakukan pengambilan data pada sarana dantempat yang sama pada sebuah sarana yang bergerak. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa nilai uji getaran darikedua alat memiliki perbedaan yang signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan grafik nilai uji getaran dari kedua alatyang tidak berhimpitan. Analisa secara statistik dilakukan menggunakan software Statistical Package for the SocialSciences dengan menguji hipotesis menggunakan paired t-test. Hasil analisa memperlihatkan nilai Sig. (2-tailed) kurangdari 0,05. Berdasarkan pengambilan keputusan jika nilai Sig. (2-tailed) lebih dari 0,05 maka H0 ditolak, sehingga keduadata ada perbedaan yang signifikan. Jadi dapat disimpulkan alat uji getaran Vibrograph Yoshida Seiki dan Ride IndexerPJM terdapat perbedaan dalam penyajian data dan penggunaannya. Penggunaan Vibrograph Yoshida Seiki digunakanuntuk perawatan pada track, sedangkan Ride Indexer PJM digunakan untuk menguji nilai getaran pada sarana.
Copyrights © 0000