Persentase remaja usia 15-19 tahun yang mengalami kecanduan game online terus meningkat setiap tahunnya. Ketergantungan game online yang dialami remaja dapat mempengaruhi prestasi akademik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan prestasi akademik remaja dilihat dari komponen salience, tolerance, withdrawal, mood modification, relapse, conflict dan problem. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII di salah satu SMPN Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah proporsional random sampling sebanyak 80 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala likert untuk variabel independen dan dokumentasi nilai rata-rata raport untuk variabel dependen. Analisa data menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil uji chi square ada hubungan tingkat kecanduan game online dengan prestasi akademik remaja (p-value=0,000). Secara khusus hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat kecanduan game online dengan prestasi akademik remaja ditinjau dari komponen salience (p-value = 0,053), tolerance (p-value = 0,001), withdrawal (p-value = 0,027), conflict (p-value = 0,018), problem (p-value = 0,011) dan tidak terdapat hubungan antara tingkat kecanduan game online dengan prestasi akademik remaja ditinjau dari komponen mood modification (p-value = 0,351) dan relapse (p-value = 0,077). Disarankan agar perawat komunitas memberikan penyuluhan tentang kecanduan game online dilingkungan sekolah.
Copyrights © 2017