Risiko bunuh diri sering muncul pada mahasiswa akhir dikarenakan banyaknya tugas akademik yang harus dilaksanakan. Hal ini termasuk pelaksanaan tugas akhir/skripsi yang dapat memicu stres dan ide bunuh diri. Orang yang memiliki ide bunuh diri maka berisiko untuk melakukan bunuh diri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran risiko bunuh diri pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Terdapat 161 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini dengan menggunakan snowball sebagai teknik sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini ada 2 yaitu demografi data dan Adult Suicidal Ideation Quesionnaire (ASIQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko bunuh diri pada mahasiswa tingkat akhir berada pada kategori rendah (68,3%). Pada mahasiswa yang memiliki risiko bunuh diri diharapkan dapat meningkatkan kegiatan spiritual, mendapatkan dukungan keluarga dan dukungan sosial agar mencegah munculnya ide bunuh diri.
Copyrights © 2022