Peran posyandu sangat diperlukan dalam memberikan perawatan dan pemulihan untuk masyarakat, posyandu memiliki fungsi vital dalam pemantauan pertumbuhan anak dengan dilakukannya pengukuran antropometri setiap bulannya. Keberhasilan posyandu sangat dipengaruhi oleh para kader terpilih dari wilayah sendiri yang terlatih dan terampil untuk melaksanakan kegiatan rutin di posyandu. Tetapi, masih banyak ditemukannya sumber daya posyandu yang belum memadai sehingga perawatan dan pemulihan yang diberikan belu m optimal. Salah satu permasalahan posyandu yang paling mendasar adalah rendahnya tingkat pengetahuan kader baik dari sisi akademis maupun teknis. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan pelatihan antropometri balita dan komunikasi efektif pada kader posyandu di Gampong Lambro Bileu, Kuta Baro, Aceh Besar. Implementasi pelatihan antropometri balita dilakukan dengan pemberian edukasi dan demonstrasi, sedangkan implementasi komunikasi efektif dilakukan edukasi dengan menonton video edukasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dan lembar observasi tindakan pengukuran antropometri dan komunikasi efektif dan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader dalam melakukan pengukuran antropometri balita dan komunikasi efektif.
Copyrights © 2022