STEMI adalah suatu kondisi yang mengakibatkan kematian sel miosit jantung karena kekurangan suplai darah ke jaringan yang berkepanjangan akibat okulasi koroner akut. World Heart Organization memperkirakan pada tahun 2020, penyakit kardiovaskuler menyumbang sekitar 25% dari angka kematian dan mengalami peningkatan khususnya di Negara-negara berkembang, salah satu diantaranya berada di kawasan Asia Tenggara dan salah satu negaranya adalah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang asuhan keperawatan pada pasien STEMI.Diagnosa keperawatan yang muncul pada Tn. J adalah penurunan curah jantung, Ketidakseimbangan glukosa darah berhubungan dengan retensi insulin, intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada Tn. J hasil evaluasi adalah pasien sudah tidak mengalami sesak napas saat tidur, TD: 120/80mmhg, N: 90x/i, P: 22 x/i, SpO2: 98%, HR: 88, GDS 220, pasien tidak membutuhkan terapi oksigen lebih lanjut, pasien tidak mengeluh lelah saat beraktifitas. Hasil asuhan keperawatan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi perawat yang melakukan tindakan darurat lebih menekankan keperawatan secara cepat dan tepat.
Copyrights © 2022