Remaja merupakan masa transisi dan perubahan fisik serta perkembangan psikoseksualnya sangat labil dan mudah dipengaruhi oleh eksternal seperti pengaruh media sosial yang berdampak negatif yaitu cyberbullying dan cybersex. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi remaja saat menggunakan media sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengawasan orang tua dengan dampak penggunaan media sosial. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif. Populasi adalah seluruh siswa/i kelas X SMAN 8 Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan rumus Slovin , sebanyak 68 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 26-27 April 2017. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dibuat peneliti dengan menggunakan metode angket. Hasil penelitian didapatkan dari 68 responden, pengawasan orang tua berada pada kategori pengawasan otoritatif sebanyak 48 responden (70,6 %). Sedangkan dampak penggunaan media sosial didapatkan sebanyak 36 responden (52,9%) mendapatkan dampak negatif. Hasil uji chi-square diperoleh pengawasan orang tua dengan dampak penggunaan media sosial p-value = 1,000 (α=0,05) yang berarti Ho diterima berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengawasan orang tua dengan dampak penggunaan media sosial pada remaja. Diharapkan kepada orang tua dan pihak sekolah untuk memantau aktivitas penggunaan media sosial remaja selama berada di rumah dan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2017