Aktifitas fisik berat dan stres mental dapat meningkatkan respon hemodinamik dan meningkatkan beban kerja jantung. Akibatnya dapat mengancam sirkulasi darah pada arteri koroner. Sindroma klinis ini dipicu oleh peningkatan oksigen ke miokard. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi aktifitas fisik berat dan stres mental pada pasien SKA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel diperoleh dengan accidental sampling dengan jumlah 60 pasien SKA di Rumah Sakit Umum dr.Zainoel Abidin Banda Aceh dalam masa rawatan Juli-Agustus 2021. Pengambilan data melalui wawancara terpimpin. Hasil penelitian bahwa dominan pasien SKA tidak melakukan aktifitas fisik berat dan stres mental berada pada kategori sedang. Rekomendasi diinformasikan kepada masyarakat aktifitas fisik berat dan stres mental kategori dapat menimbulkan nyeri dada pada pasien SKA.
Copyrights © 2021