Triase merupakan suatu cara untuk memilah korban berdasarkan tingkat kegawatan, sehingga dibutuhkan kesiapan terlebih dahulu. Ketidaksiapan perawat IGD terhadap triase dapat menimbulkan komplikasi, kecatatan, bahkan kematian pada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan perawat IGD dalam melakukan triase di IGD Rumah Sakit Tipe B Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan sampel sebanyak 41 perawat yang bekerja di IGD Rumah Sakit Tipe B Banda Aceh. Hasil dari penelitian ini diperoleh: kesiapan pengetahuan triase yang baik adalah sebanyak 39 (95,1%), pengalaman perawat IGD berada pada kategori baik yaitu sebanyak 24 (58,5%), sebanyak 41 (100%) perawat IGD telah melaksanakan triase sesuai dengan SOP triase, dan sebanyak 41 (100%) perawat IGD telah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan. Maka dapat disimpulkan bahwa perawat yang bekerja di IGD Rumah Sakit Tipe B telah memiliki kesiapan melaksanakan triase dengan jumlah 36 (87,80%). Direkomendasikan kepada perawat agar mengupgrade pengetahuan, serta mengikuti pelatihan-pelatihan terkait triase.
Copyrights © 2023