Guru anak berkebutuhan khusus adalah salah satu profesi yang mengkhususkan diri pada penanganan anak didik yang mengalami masalah khusus, dalam melaksanakan tugasnya guru sangat rawan mengalami stress, seperti saat menghadapi perilaku anak berkebutuhan khusus yang seringkali berubah-ubah. Salah satu cara agar stress guru berkurang yaitu dengan memiliki mekanisme koping yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat stress dan mekanisme koping guru dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus di SLB Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif: deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel adalah 52 Guru yang mengajar di SLB Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan membagikan angket, instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner Perceived Stress Scale dan Brief Cope. Metode analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stress dan mekanisme koping guru dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus di SLB Banda Aceh (p-value 0,005) .Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan bagi guru untuk mengembangkan perilaku koping yang adaptif saat berhadapan dengan tuntutan lingkungan pekerjaan yang memberikan tekanan agar dapat terhindar dari masalah stress.
Copyrights © 2018