Kondisi kegawatdaruratan sering menimbulkan kecemasan pada pasien dan keluarga. Keluarga pasien yang berada di InstalasiGawatDarurat mengalami kondisi cemas, sehingga keluarga membutuhkan informasi, dukungan dan kenyamanan. Fenomena yang terjadi di InstalasiGawatDarurat keluarga sering terabaikan karena perawat memiliki waktu yang terbatas untuk anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan keluarga pasien di InstalasiGawatDarurat RumahSakit dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah keluarga pasien yang berada di InstalasiGawatDarurat, dengan teknik pengambilan sampel Non probability Sampling yaitu accidental sampling, dan didapatkan sampel sebanyak 140 responden. Alat pengumpulan data beruba kuesioner state anxiety, dengan menggunakan skala likert, kemudian data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara jenis kelamin, dan kondisi medis dengan tingkat kecemasan keluarga (p-value 0,05), namun pada variabel usia, tingkat pendidikan, pengalaman, dan akses informasi tidak terdapat hubungan dengan p-value0.05. Implikasi dari penelitian ini diharapakan perawat dapat membantu keluarga dalam mengatasi kecemasan dengan terapi seperti teknik napas dalam dan berzikir.
Copyrights © 2018