Dewasa ini, wabah Covid-19 sedang terjadi di Indonesia yang menyebabkan banyak kematian, sehingga masyarakat takut terhadap penyebaran virus corona di Indonesia. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid- 19 adalah dengan cara tidak berkumpul. Dengan demikian, pemerintah membuat kebijakan untuk aktivitas yang bersifat adanya keramaian, termasuk bidang pendidikan. Pemerintah menganjurkan agar pendidikan dilakukan secara daring untuk mencegah penyebaran Covid-19, jadi proses pembelajaran masih bisa dijalankan. Berbagai macam keluhan dari mahasiswa muncul akibat pembelajaran daring seperti jaringan yang susah yang berakhir kepada stres. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat stres mahasiswa keperawatan mengikuti proses pembelajaran dengan sistem daring selama masa wabah Covid-19. Metode penelitian yang digunakan descriptive kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 106 responden dipilih dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner baku yaitu Depression Anxiety Stress Scales (DASS) yang disebar secara online berbentuk google form kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran tingkat stres mahasiswa keperawatan tertinggi berada di tingkat normal yaitu 50 responden (47.2%). Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan kepada pihak institusi pendidikan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dan orang tua untuk lebih membimbing dan memantau anaknya saat proses pembelajaran daring.
Copyrights © 2021