Depresi salah satu masalah yang dialami lansia. Lansia didunia yang mengalami depresi berkisar 20% dan depresi pada lansia di panti sebesar 30-40%. Depresi dapat menimbulkan dampak seperti bunuh diri, penurunan fungsi tubuh, dan mempercepat kematian. Penanganan untuk mengurangi depresi salah satunya dengan cara kegiatan agama seperti beribadah. Tujuan penelitian ini untuk melihat Hubungan Religiusitas Dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Werdha Aceh. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling, yaitu sebanyak 52 orang. Pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 4-11 Juli 2017 di Panti Werdha Aceh. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 53 pertanyaan dalam skala Likert dan dichotomy choice. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk religiusitas 65,4% termasuk ke dalam katagori baik. Dan untuk depresi, 78,8% termasuk ke dalam tidak depresi atau Normal. Ada hubungan antara tingkat religiusitas dengan tingkat depresi lanjut usia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh (p value = 0,000, r 0,842). Berdasarkan penelitian ini, diharapkan kepada seluruh keluarga dan petugas UPTD agar dapat memberikan dan meningkatkan dukungan religius sehingga lansia dapat terhindar dari depresi.
Copyrights © 2017