Berat badan merupakan salah satu indicator kesehatan bayi baru lahir. Berat badan lahir merupakan bagian dari faktor neonatus yang dapat menyebabkan asfiksia neonatorum. Bayi dengan berat badan lahir baik yang kurang, cukup atau lebih bulan dapat mengalami gangguan pada proses adaptasi pernafasan waktu lahir sehingga dapat mengalami asfiksia neonatorum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui antara berat badan lahir dengan asfiksia neonatorum pada Rumah Sakit di kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini 101anak, pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi menggunakan lembar cheklist, yang dilakukan pada tanggal 28 Juli sampai 03 Agustus 2016. Metode analisis data dengan menggunakan univariat dan bivariat ( uji chi-square). Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil bahwa p-value = 0,940 α=0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan berat badan lahir dengan asfiksia neonatorum pada Rumah Sakit di Kota Banda Aceh. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti faktor yang mempengaruhi terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir.
Copyrights © 2016