Perawat adalah orang yang paling sering terlibat dalam penanganan perilaku kekerasan pasien, sehingga perawat beresiko menerima tindakan kekerasan dari klien. Perilaku agresif yang ditunjukkan oleh pasien cemas selama memberikan asuhan keperawatan. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit Jiwa Aceh, menunjukkan bahwa periode Januari sampai dengan Februari 2017 terdapat 1.839 orang pasien rawat jalan dan sebanyak 213 pasien rawat inap dengan rata-rata perbulannya 10.664 pasien, dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 95 orang pasien dirawat dengan perilaku kekerasan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan perawat dalam merawat pasien dengan perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap Serune, Mawar, Melati Rumah Sakit Jiwa Aceh. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi (47 orang). Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar mengalami cemas ringan sebanyak 24 responden (51,1%), sedang 12 responden (25,5%) dan tidak cemas sebanyak 11 responden (23,5). Kesimpulan sebagian besar responden mengalami cemas ringan. Saran di harapkan kepada pihak petugas, agar melakukan manajemen cemas sebelum melakukan asuhan keperawatan pada pasien perilaku kekerasan, sehingga diperoleh hasil yang optimal.
Copyrights © 2017