Analisis sistematis telah dilakukan pada data resisitivitas dari dua sampel kristal tunggal Bi2Sr2CaCu2O8+ (Bi-2212) dengan kandungan oksigen berbeda yang mempunyai Tc = 93 K dan 70 K dalam pengaruh medan magnetik antara 0 H 40 kOe yang berarah sejajar sumbu-c kristal. Model dengan rumusan panjang koherensitermodifikasi yang diperkenalkan oleh Rydh, dkk. telah memberikan penjelasan yang konsisten perilaku vorteks gelas dengan memberikan nilai eksponen kritis (s) yakni 4,7 dan 2,0 berturut-turut untuk sampel yang bersesuaian. Selain itu penskalaan kurva pada model ini memberikan nilai parameter pining () berturut-turut 0,45 dan 0,54 untuk kedua kristal.
Copyrights © 2006