Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Vol 34, No 2 (2015): Juni 2015

PENGELOLAAN HAMATHRIPS PADA KACANG HIJAU MELALUI PENDEKATAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU

S.W. Indiati (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Jalan Raya Kendalpayak km 8, Kotak Pos 66 Malang 65101, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2016

Abstract

Thrips Megalurothrips usitatus (Bagnall) merupakan salah satuhama utama pada kacang hijau, terutama pada musim kemarau.Kehilangan hasil kacang hijau akibat thrips mencapai 67%sehingga pengendalian thrips sangat diperlukan. Pengelolaan hamathrips secara terpadu perlu digalakkan untuk mengurangi dampaknegatif penggunaan insektisida kimia. Strategi pengendalian thripsmelalui pendekatan pengendalian hama terpadu (PHT) dapatdilakukan melalui sanitasi lingkungan sebelum tanam, pengaturanwaktu tanam, dan budi daya tanaman sehat. Varietas Vima 2 yangtoleran thrips saat berbunga dan penggunaan mulsa dapatdikembangkan di beberapa daerah endemis thrips. Kombinasipenyemprotan insektisida fipronil 2 ml/l pada 10 hari setelah tanam(HST) dilanjutkan dengan insektisida nabati pada 17, 24, dan 31HST efektif mengendalikan thrips selama fase vegetatif dan dapatdipadukan dengan varietas Vima 2. Efektivitas pengendalian dapatditingkatkan bila insektisida nabati disemprotkan pada 24 dan 31HST dipadukan dengan insektisida fipronil 2 ml/l dua kali pada 10dan 17 HST. Kedua paket pengendalian tersebut efektif menekanintensitas serangan thrips, meningkatkan hasil 47-77%, serta menghematpenggunaan insektisida 50-75%. Perpaduan penggunaanvarietas Vima 2 dan aplikasi insektisida kimia berbahan aktif fipronilatau imidakloprid 2 ml/l pada 10, 17, 24, dan 31 HST konsistenefektif menekan serangan thrips dan meningkatkan hasil antara150-175%.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

JPPP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian terbit empat kali per tahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jurnal ini memuat artikel tinjauan (review) mengenai hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan, dikaitkan dengan teori, ...