Jurnal Kedokteran Meditek
Vol. 20 No. 52 Januari-April 2014

Adakah Antiobesitas yang Aman?

Yasavati Kurnia (Universitas Kristen Krida Wacana)



Article Info

Publish Date
16 Apr 2015

Abstract

AbstrakKelebihan berat bada dan obesitas sekarang merupakan masalah kesehatan yang terjadi di hampirseluruh dunia, bukan sekedar cermin kemakmuran ataupun masalah keindahan tubuh. Karena kelebihan berat badan telah diketahui berhubungan erat dengan berbagai penyakit, terutama pada penderita Sindroma Metabolik. Obat-obat antiobesitas yang dulu dipergunakan untuk menurunkan berat badan, ternyata banyak menyebabkan efek samping yang berbahaya seperti hipertensi, aritmia, sampai hipertensi pulmonal dan kelainan katup jantung. Sediaan herbal dan food suplement yang diduga dapat menggantikan obat antiobesitas, juga tak lepas dari efek samping dan beberapa diantaranya belum dibuktikan melalui uji klinis yang baik.Kata kunci: Obesitas, obat antiobesitas, sediaan herbal Abstracts Overweight and Obesity now are world health problems, as the presence of overweight and obesity is associated with significantly increased risk for the development many disease, especially in patient with Metabolic Syndrome. Many antiobesity drugs that easily found in the market before, now were withdrawal due to serious side effect, as hypertention, arrythmia, Pulmonary Hypertention, and cardiac valves disfunction. On the other hand herbal product and food suplement which thought could be replace antiobesity drugs, also demonstrate serious side effect and some of them has not been proven their efficacy through good clinical trial. Key words: Obesity, antiobesity drugs, and herbal products 

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

Meditek

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada ...