Jurnal Kedokteran Meditek
VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017

Pengaruh Durasi Jam Tidur terhadap Tekanan Darah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Angkatan 2013

Francisca Noveliani (Universitas Kristen Krida Wacana)
Indriani Kurniadi Sumadikarya (Universitas Kristen Krida Wacana)
William William (Universitas Kristen Krida Wacana)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2017

Abstract

Tidur merupakan suatu proses fisiologis yang sangat dibutuhkan tubuh. Kurang tidur dapat mengakibatkan peningkatan tonus simpati, akibatnya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara jumlah jam tidur dengan tekanan darah. Penelitian cross sectional ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2016 di FK Ukrida. Subjek penelitian adalah mahasiswa FK Ukrida Angkatan 2013 berjumlah 65 orang. Pengukuran tekanan darah diambil dengan menggunakan sfigmomanometer dan stetoskop dan pengukuran dilakukan tiga kali untuk mendapatkan tekanan darah basal. Analisis data yang digunakan untuk melihat hubungan antara jumlah jam tidur dengan nilai tekanan darah adalah uji statistik chi-square. Hasil penelitian antara lain lebih banyak responden perempuan (78,5%), durasi jam tidur lebih banyak pada 6-8 jam (60%), frekuensi tekanan darah terbanyak adalah <120/80 mmHg (60%), nilai p untuk hubungan antara durasi jam tidur dengan nilai tekanan darah adalah 0,753. Mahasiswa FK Ukrida Angkatan 2013 memiliki durasi jam tidur yang cukup dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara durasi jam tidur dengan tekanan darah.Kata kunci: durasi jam tidur, tekanan darah

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Meditek

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada ...