Kecemasan merupakan sebuah respon dari tubuh terhadap rangsangan yang diterima untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kecemasan sendiri merupakan perasaaan tertekan dan tidak tenang dan memiliki pikiran kacau. Kecemasan dapat berdampak pada beberapa hal, salah satunya terganggunya kualitas tidur. Penelitian ini mempertanyakan hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat pertama. Studi analitik berbasis cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana menilai tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale, dan kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index pada mahasiswa angkatan 2018. Dari 106 responden didapatkan hasil 83 responden mengalami kecemasan ringan dengan pembagian 30 responden mengalami kualitas tidur baik dan 53 responden mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan 21 responden mengalami kecemasan sedang dengan pembagian 1 responden mengalami kualitas tidur baik dan 20 responden mengalami kualitas tidur buruk, dan 2 responden mengalami kecemasan berat dengan pembagian 1 responden mengalami kualitas tidur baik, dan 1 responden mengalami kualitas tidur buruk. Data diproses melalui SPSS 16.0 yang selanjutnya analisis menggunakan uji chi square dengan derajat pemaknaan 10%. Penelitian ini mendapatkan hasil p=0,016 yang menunjukan bahwa ditemukan hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur.
Copyrights © 2019