Paparan gelombang elektromagnetik Extremely Low Frequency dicurigai berdampak pada kelainan tubuh khususnya organ jantung. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh paparan Elektromagnetik Extremely Low Frequency terhadap kelistrikan jantung. Metode penulisan menggunakan literature review dari 30 artikel hasil penelitian yang relevan mulai tahun 2012 sampai 2022,ditemukan 11 artikel yang sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Indikator kelistrikan jantung yang akan dianalisis dalam penelitian ini antara lain, detak jantung (aritmia) dan metabolisme jantung. Hasil penelitian menunjukkan gelombang Extremely Low Frequency memengaruhi secara positif sebanyak 85% terhadap total sampel jantung sakit khususnya pada proses penyembuhan penyakit Ischemia Reperfusi (IR) dan koroner dengan cara meningkatkan fungsi jantung dan meningkatkan NO pada sampel jantung sakit. Namun, 15% sisanya, Extremely Low Frequency tidak signifikan berpengaruh terhadap aritmia maupun metabolisme pada sampel jantung sehat baik manusia maupun hewan. Hasil penelitian melaporkan bahwa paparan medan listrik 50-60 Hz intensitas 12 µT mampu melindungi jantung dari kerusakan Ischemia Reperfusi dan juga mempertahankan metabolisme selama cedera IR. Hasil pada jantung sehat paparan tidak memberikan efek signifikan terhadap tekanan darah, denyut nadi, denyut jantung, atau irama jantung sehingga penelitian pada jantung sehat masih sangat kontroversial. Sedangkan pada jantung yang terkena cidera IR dan coroner, ELF dapat digunakan sebagai alternative terapi proses penyembuhan.
Copyrights © 2023