Kanker ovarium merupakan keganasan yang terjadi pada organ ovarium. Gambaran yang umum terlihat adalah gambaran sel invasif, merusak struktur disekitarnya, dan dapat bermetastasis. Penyebab kanker ovarium bersifat multifaktoral, seperti faktor genetik, riwayat penyakit kanker, riwayat kehamilan, dan lain-lain. Obesitas menjadi salah satu faktor risiko kanker ovarium. Pada wanita obesitas, dapat terjadi peningkatan risiko terkena kanker ovarium 10% lebih tinggi dibandingkan wanita dengan IMT normal. Peningkatan lemak berlebihan dapat menyebabkan perubahan hormonal dan terjadinya inflamasi berkepanjangan sehingga mempermudah kanker berkembang. Melalui tulisan ini, akan dibahas lebih dalam mengenai hubungan antara obesitas dengan kanker ovarium di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa rekam medik pasien tumor jinak ovarium dan kanker ovarium di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2015-2019. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dan sampel terbagi menjadi 2, yaitu penderita kanker ovarium dan penderita tumor jinak ovarium. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dan total terdapat 118 data yang digunakan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan nilai p 0,335 (p >0,05) yang berarti hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa obesitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kasus kanker ovarium di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Copyrights © 2023