Pendidikan profesi dokter merupakan tahap lanjutan setelah pendidikan sarjana kedokteran dengan mayoritas pembelajaran dilakukan dalam bentuk praktik magang klinis di institusi kesehatan. Blended learning dalam pendidikan rotasi klinik belum banyak dilakukan di Asia termasuk Indonesia. Pandemi COVID-19 pada akhirnya mendorong diwajibkannya metode pembelajaran tersebut pada semua lini pendidikan, termasuk profesi dokter. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah memberikan gambaran keberhasilan blended learning pada pendidikan profesi dokter serta rekomendasi teknis dalam penerapannya. Metode pencarian literatur yaitu dengan mencari publikasi jurnal pada tahun 2020-2021 dari PubMed dan ProQuest dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Hasil pencarian didapatkan 9 (sembilan) jurnal penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan melaporkan tingkat kepuasan yang baik dari mahasiswa maupun pendidik klinik. Metode yang digunakan juga dilaporkan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Mayoritas studi tidak menunjukan perbedaan yang bermakna dalam pencapaian prestasi mahasiswa baik sebelum maupun setelah penerapan blended learning. Dari tinjauan pustaka ini dapat disimpulkan bahwa rotasi klinik blended learning dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa dan pendidik klinis karena mampu memberikan fleksibilitas pengajaran dan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa.
Copyrights © 2023