Tuberkulosis paru merupakan salah satu masalah kesehatan global. Beberapa penelitian sebelumnya melaporkan bahwa ditemukan adanya kemungkinan hubungan antara penyakit TB dan Hipertensi Pulmonal. Hipertensi Pulmonal dapat mengalami perkembangan lebih lanjut yang disebut sebagai kor pulmonal. Kami melaporkan pasien wanita 22 tahun datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan utama sesak nafas sejak 2 hari dirasakan semakin memberat terutama saat berjalan. Pasien juga mengeluhkan bengkak di kedua kakinya sejak 1 minggu ini. Pasien memiliki riwayat TB paru 8 bulan yang lalu namun hanya menjalani pengobatan selama 4 bulan. Pemeriksaan sinar-x thorak menunjukkan gambaran fibroinfiltrat disertai multipel kavitas di daerah parahilar dan infrahilar paru kanan dan kiri, selain itu juga ditemukan kardiomegali. Ekokardiografi menunjukan regurgitasi trikuspid ringan, dilatasi atrium kanan, dilatasi ventrikel kanan, Tricuspid Annular Plane Systolic Excursion menurun, dan efusi perikardial minimal. Diagnosis klinis mendukung gambaran suatu kor pulmonal akibat TB paru. Kondisi vasokonstriksi, inflamasi kronis, dan hipoksia alveolar kronis ini yang menyebabkan perubahan pembuluh darah paru disertai destruksi pembuluh darah paru yang bersifat ireversibel. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan disfungsi ventrikel kanan. Penatalaksanaan tuberkulosis paru dapat mencegah perkembangan HP yang berujung kor pulmonal. Deteksi dini sangat penting pada pasien berisiko terkena hipertensi pulmonal.
Copyrights © 2023