Para peserta didik sering kali mengalami kejenuhan selama proses belajar mengajar. Ini adalah hal yang biasa terjadi, terutama karena mereka masih dalam usia bermain. Oleh karena itu, guru perlu mempelajari metode Ice breaking. Ice breaking adalah strategi yang digunakan untuk menghangatkan suasana agar tercipta kondisi yang lebih kondusif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implementasi Ice breaking, manfaatnya, dan hubungannya dengan minat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yang terdiri dari peserta didik di dalam kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa temuan penting. Pertama, Ice breaking dapat digunakan di semua mata pelajaran, termasuk pendidikan nonformal. Ice breaking dapat digabungkan dengan model pembelajaran cooperative script dan model pembelajaran lainnya. Kedua, penerapan Ice breaking dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi siswa. Ketiga, manfaat dari penerapan Ice breaking adalah menghilangkan kejenuhan, kebosanan, dan rasa mengantuk. Selain itu, Ice breaking dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu memiliki keterampilan khusus.
Copyrights © 2023