Prosiding Seminar Nasional Unimus
Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia

Perbedaan Motilitas Spermatozoa Setelah Pemberian Infusa Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Dipapar Timbal : Studi In Vivo

Fachru Riza Achmad (Unknown)
Afiana Rohmani (Unknown)
Kanti Ratnaningrum (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2018

Abstract

Masyarakat Indonesia memanfaatkan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai obat tradisional dengan bentuk rebusan/ infusa. Jahe merah memiliki komponen senyawa bioaktif yang memiliki efek afrodisiaka yang menetralisir radikal bebas sehingga mampu meningkatkan motilitas, viabilitas, total serum testosteron, dan presentasi spermatozoa. Paparan radikal bebas oleh timbal dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas sperma. Masih jarangnya penelitian yang menggunakan jahe merah serta tingginya potensi radikal bebas maka peneliti ingin mengetahui efek infusa jahe merah terhadap motilitas dan morfologi spermatozoa tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) yang dipapar timbal. Penelitian eksperimental menggunakan Post Test Control Group Design dengan simple random sampling. Tikus wistar yang dipilih sesuai dengan dengan kriteria inklusi jenis kelamin jantan, sehat, umur 2-3 bulan, berat 150-200 gr dan eksklusi cacat secara anatomis.Penelitian dilakukan selama 36 hari (7 hari adaptasi, 28 hari perlakuan, 1 hari pemeriksaan) dan dibagi secara acak menjadi 4 kelompok (a) kelompok kontrol negatif (K-), (b) kelompok kontrol positif (K+) diberikan timbal dosis 0,3% oral 2ml/200gBB, (c) kelompok perlakuan (P1) menggunakan timbal dosis 0,3% oral 2ml/200gBB dan infusa jahe merah dosis 10% oral 2ml/200gBB, (d) kelompok perlakuan (P2) menggunakan timbal dosis 0,3% oral 2ml/200gBB dan infusa jahe merah dosis 40% oral 2ml/200gBB. Terminasi dilakukan di hari ke 36 untuk pengamatan motilitas serta morfologi. Aanalisis menggunakan uji Kruskal Wallisdan uji Mann Whitney. Hasilnya, terdapat perbedaan motilitas spermatozoa yang signifikan (p=0,001) pada kelompok perlakuan sedangkan tidak terdapat perbedaan morfologi spermatozoa yang signifikan (p=0,549) pada kelompok perlakuan. Kesimpulan daripenelitian ini adalah  bahwa terdapat perbedaan motilitas spermatozoa setelah pemberian infusa jahe merah pada tikus wistar yang dipapar timbal.Kata kunci: infusa jahe merah, motilitas spermatozoa, tikus wistar

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

semnas

Publisher

Subject

Humanities Engineering Health Professions Nursing Public Health

Description

Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah ...