Kepemimpinan Gereja bukan sekedar tanggung jawab seorang Gembala saja melainkan ada Peran seorang Ibu Gembala dalam memberi pengaruh terhadap pertumbuhan Gereja, menjadi perbincangan antar kalangan Hamba Tuhan dan yang menjadi sorotan untuk menjawab persoalan dalam hal boleh tidaknya seorang Ibu gembala di pendetakan, ini adalah suatu keadaan di mana ada golongan denominasi gereja yang Pro dan golongan gereja yang kontra. Ini terjadi bahwa setiap denominasi gereja mempunyai aturan yang tertuang dalam AD/ART masing-masing. Namun di luar ini semua, menyingkapi peran penting Ibu Gembala dalam peningkatan pertumbuhan jemaat, bagaimana seorang Ibu Gembala dapat membawa suatu pengaruh atau dampak dalam pertumbuhan gereja, tentunya pertumbuhan yang lebih baik. Untuk mencapai suatu tujuan yang lebih baik maka integritas dan mentalitas seorang Ibu Gembala harus sejalan dengan firman Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh keteladanan dan karakteristik seorang Ibu Gembala bagi pertumbuhan gereja di Era Disrupsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengungkapkan data lapangan secara deskriptif dengan mengumpulkan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan masih banyak Ibu Gembala yang mempunyai integritas dan mentalitas yang kuat dalam mengembangkan pertumbuhan jemaatnya baik dalam menerapkan teladan kasih, perbuatan, kesetiaan dan kesucian. Ini semua sebagai model kepemimpinan yang efektif Di Era Disrupsi.
Copyrights © 2023