Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Fraud Hexagon terhadap Fraudulent Financial Statement. Sampel penelitian ini adalah perusahaan sektor basic material yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2018 – 2021 dengan jumlah sampel adalah 98 data. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan memakai aplikasi SPSS 24. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa unsur Pressure yang diproksikan Financial Target dan External Pressure berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan sedangan elemen Financial Stability yang juga adalah proksi dari Pressure tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, serta Opportunity yang diproksikan Effective Monitoring juga berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sedangkan unsur lainnya yaitu Rationalization yang diproksikan Change In Auditor, Competence yang diproksikan Change In Director, Arrogance yang diproksikan Ceo Narcissism, dan Collusion yang diproksikan Political Connection tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.Keywords: Fraud Hexagon, Fraudulent Financial Statement, Altman Z-Score
Copyrights © 2023