Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Terdapat banyak mahasiswa/i yang terdaftar dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sedang mengikuti program-program seperti pertukaran pelajar, magang atau kerja praktik, asisten mengajar, penelitian atau riset, proyek di Desa, wirausaha, studi independen, dan proyek kemanusiaan. Dalam kebijakan ini, Universitas Tarumanagara juga berpartisipasi untuk ikut serta menyukseskan program MBKM. Hal ini mendorong penulis untuk mengembangkan sistem Analisis Capaian Program merdeka belajar kampus merdeka dengan membuat dashboard pengelompokan mahasiswa yang melaksanakan program dari MBKM untuk mempermudah dalam mengetahui siapa saja yang terdapat dalam program tersebut. Selain itu, akan dibuat juga clustering menggunakan metode K-Means untuk mengelompokkan data menurut tipe dan kriteria mahasiswa kedalam program serta melakukan evaluasi k-means dengan menggunakan metode Davies Bouldin Index yang menghasilkan rasio 0,538 dan dapat dikatakan bahwa metode K-Means menghasilkan Cluster yang cukup akurat dalam pengelompokan jumlah peserta yang mengikuti program MBKM.
Copyrights © 2024