Teknologi informasi telah digunakan di semua bidang, salah satunya untuk mengelola data-data pada kantor notaris. Namun kantor Notaris dan PPAT C. Y. DOMINGGUS BAPA, SH., M.Kn masih menggunakan metode pembukuan secara manual untuk melakukan pencatatan penomoran akta, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengurusan akta, salah satunya akta fidusia. Hal ini menimbulkan permasalahan terjadinya pengulangan dalam penomoran akta, kesulitan dalam pencarian data yang ditumpuk dalam bentuk arsip berupa kertas-kertas, serta kesulitan dalam pembuatan laporan bulanan. Selain itu, saat tim pemeriksa data akta dari Majelis Pemeriksaan Daerah akan melakukan pemeriksaan, prosesnya membutuhkan waktu yang lama karena data harus diperiksa satu persatu secara manual. Untuk itu perlu dibangun aplikasi berbasis komputer untuk menangani hal-hal tesebut. Metode yang digunakan dalam pembangunan aplikasi adalah modified waterfall. Dengan dibangunnya aplikasi sistem informasi dapat mempermudah dalam pengelolaan data debitur, kreditur, registrasi dan pembuatan akta fidusia dengan cepat dan akurat, mempermudah proses pencarian data dan pembuatan laporan bulanan. Selain itu penyimpanan juga dapat terorganisir dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil uji coba berdasarkan kuesoner, dimana terdapat 68,75% responden memilih sangat setuju dan 31,25% responden memilih setuju, yang menunjukan bahwa aplikasi sudah memenuhi standar dari aspek Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) dan dapat meningkatkan pelayanan pembuatan akta fidusia.
Copyrights © 2021