Maskot adalah segala bentuk manusia, binatang atau obyek yang kiranya akan membawa keberuntungan, atau untuk mewakili sebuah grup dengan identitas yang cukup umum seperti sekolah, tim olahraga, perkumpulan, unit militer atau nama merek. Berdasarkan ini, maskot juga dapat diterapkan untuk institusi agar audiens atau publik dapat menerima citra insititusi tersebut dengan mudah dan efektif ke masyarakat luas. Untuk mengetahui maskot seperti apa yang efektif untuk menyampaikan citra institusi, peneliti akan melakukan studi komparasi tiga maskot institusi Indonesia dengan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori persepsi visual Gibson agar bisa mengetahui bentuk seperti apa yang biasa diadaptasi untuk mewakili institusi Indonesia dan apa cukup cocok dengan konsep yang dibuat oleh institusi tersebut, di media sosial mana saja maskot ini diinformasikan (aktivasi brand) serta bagaimana interaksinya dengan publik. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa presensi maskot di media sosial cukup membantu untuk mengenalkan keberadaan institusi di publik (kesadaran brand). Akan tetapi, konten dari media sosial dan juga interaksinya dengan pengguna media sosial masih berperan lebih besar untuk pembentukan citra institusi di mata publik.
Copyrights © 2023