Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menunjukkan bahwa remaja laki-laki menyetujui hubungan seksual yang dilakukan sebelum menikah sebanyak 8% dan perempuan 4%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan perilaku seksual pranikah pada siswa SMA Negeri di Kabupaten OKU Selatan. Rancangan penelitian adalah analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi adalah seluruh siswa SMA Negeri di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan sejumlah 7.586 siswa dengan sampel 418 siswa. Analisis menggunakan analisis bivariat dengan chi-square dan multivariat dengan regresi logistic. Analisis univariat menunjukkan 282 orang (67,5%) memiliki perilaku seksual yang Baik, 309 orang (73,9%) memiliki pengetahuan yang baik, 374 orang (89,5%) memiliki sikap positif, 388 orang (92,8%) memiliki peran orang tua yang positif, 220 orang (52,6%) memiliki peran teman sebaya positif, dan 358 orang (85,6%) telah terpapar media informasi. Analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh signifikan antara pengetahuan (p value = 0,009), sikap (p value = 0.000), peran teman sebaya (p value = 0.021) dengan perilaku seksual pranikah. Tidak ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua (p value = 0.765) dan paparan media informasi (p value = 0.231) dengan perilaku seksual pranikah. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku seksual pranikah adalah Sikap dengan nilai OR = 3,609 (Cl=1,873-6,952). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada siswa SMA Negeri di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Copyrights © 2024