Studi ini bertujuan untuk mengetahui dampak edukasi penyadaran merokok terhadap upaya penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Menggunakan desain studi kasus, subjek penelitian utama adalah Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Dalam melakukan proses mengumpulkan data melalui pemanfaatan metode yang berupa Focus Group Discussion (FGD). Ditemukannya hasil studi yang memberikan petunjuk dimana terdapat kesepakatan diantara informan penelitian untuk melakukan pengendalian konsumsi rokok untuk upaya penurunan prevalensi stunting di wilayah PKK setempat. Hal ini terutama dilakukan di wilayah yang masih banyak ditemukan perokok yang berpotensi memaparkan asap rokok ke anak-anak dalam lingkungan rumah tangga. Sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan kesadaran Kader PKK mengenai hubungan merokok dan stunting. Tindak lanjut yang diusulkan, seperti kampanye anti-merokok di rumah tangga, menunjukkan komitmen PKK untuk mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata. Penurunan prevalensi merokok dan stunting di Kabupaten Pasangkayu memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan edukasi, kampanye, dan implementasi kebijakan yang kuat, agar memberikan kontribusi di wilayah setempat. Hal ini membutuhkan komitmen pemerintah daerah dalam membuat kebijakan yang formal dan lebih kuat
Copyrights © 2024