Ikan nila merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, cara budidaya yang mudah, dan harga yang relatif terjangkau. Ikan nila dapat dipelihara didataran rendah yang berair payau hingga dataran tinggi yang berair tawar. Namun ikan nila termasuk ikan yang mudah sekali terserang penyakit, dan kehilangan nafsu makan ketika kualitas air pada kolam pemeliharaan tidak terjaga. Maka dari itu, diperlukan sebuah alat yang mampu melakukan monitoring kualitas air pada kolam budidaya ikan nila secara realtime. Pemanfaatan teknologi internet of things pada sistem monitoring memudahkan kegiatan pemantauan dilakukan kapan saja dan dimana saja. Sistem monitoring dibangun dengan tiga bagian utama yaitu Arduino mega 2560 WiFi IoT (Mikrokontroller), Firebase (Database), serta Android Studio (Aplikasi). Pada penelitian ini metode pengujian terdiri dari tiga tahap, tahap pertama yaitu pengujian aplikasi, pengujian kecepatan pengiriman data dan pengujian keakuratan data. Setelah melakukan pengujian didapatkan hasil bahwa aplikasi telah berhasil berjalan dengan baik, rata rata kecepatan pengiriman data dari mikrokontroller kedalam database adalah 7,85 Mbps dengan waktu yang dibutuhkan sebesar 5,4 detik, sedangkan kecepatan pengiriman data dari database kedalam aplikasi adalah 9,21 Mbps dengan waktu yang dibutuhkan sebesar 1 detik, serta data yang terdapat pada mikrokontroller, database dan aplikasi mempunyai tingkat akurasi sebesar 100%.Kata kunci − ikan nila, sistem monitoring, Internet of Things
Copyrights © 2022