Tulisan ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan industri halal di Indonesia untuk menjadi top player global harus dijalankan dengan menghimpun seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki. Tersedianya bahan baku halal, teknologi pangan, sertifikasi halal yang mudah dan murah, pemanfaatan digital marketing untuk pemasaran produk halal, penguatan fesyen muslim, obat dan kosmetika halal, farmasi halal, pariwisata halal semuanya harus menjadi ekosistem halal. Adanya saling keterkaitan dapat memperkuat strategi pengembangan industri halal di Indonesia dalam meningkatkan sektor riil ekonomi syariah Indonesia dan memenuhi kebutuhan halal global. Jenis penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi pustaka dan konsep ekosistem ekonomi syariah. Teknik analisis data dilakukan secara bertahap mulai dari penyajian data, reduksi data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Posisi penelitian ini memperkuat strategi penguatan industri halal yang dijalankan oleh KNEKS (Komite Nasional, dan Keuangan Syariah). Penelitian menemukan banyak kekurangan yang dimiliki oleh industri halal Indonesia dari berbagai aspek, diantaranya bahan baku, lambatnya lembaga jaminan halal, rendahnya pembiayaan syariah dan seterusnya.Â
Copyrights © 2023