Diabetes Mellitus (DM) merupakan kategori penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan masyarakat, baik secara global, regional, nasional maupun lokal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi brisk walking exercise untuk menurunkan kadar gula darah pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi kasus ini adalah dua orang lansia penderita diabetes mellitus dengan keluhan utama kaki kesemutan dan kram serta pandangan kabur saat hendak dilakukan terapi brisk walking exercise di wilayah kerja Puskesmas Waipare khususnya di Desa Makendetung dan Waipare B. Teknik pengambilan partisipan purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini glukometer dan lembar observasi. Implementasi terapi brisk walking exercise dilakukan selama 3 hari selama 20-30 menit. Data hasil pengecekkan gula darah ditelaah secara deskriptif dengan menganalisis perubahan gula darah sebelum dan sesudah implementasi. Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi terapi brisk walking exercise mampu menurunkan kadar gula darah sampai dalam batas normal.
Copyrights © 2024