Endometriosis merupakan gangguan ginekologi yang memberikan keluhan nyeri haid dan infertilitas, sering terjadi pada perempuan usia reproduksi. Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif ilmu fiqih terdiri atas 5 kaidah diantaranya Al-umuru Bi Maqashidha, La Dharar Wala Dhirara, Al Masyaqqah Tajlibut Tasyir, Al- Yaqinu La yuzalu bi syak , dan Al-Adatu Muhakkamah. Laporan kasus ini adalah perempuan usia 32 tahun P1A0 dengan keluhan nyeri perut hebat bagian bawah, disertai rasa nyeri saat berhubungan. Pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan tanpa teraba massa. Pemeriksaan USG ditemukan massa kistik. Temuan laparatomi eksplorasi adalah kista endometriosis disertai perlekatan ke usus. Tatalaksana yang dilakukan adhesiolisis dan kistektomi sebagai pembedahan konservatif. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik beneficence dan autonomy. Serta dalam kaidah fiqih memenuhi Al-umuru Bi Maqashidha, La Dharar Wala Dhirara. Kesimpulan dari kasus ini bahwa Seorang perempuan dengan Kista Endometriosis, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik dan kaidah fiqih.
Copyrights © 2023