Pegawai kantoran merupakan orang yang termasuk jarang memiliki waktu untuk menjaga kesehatan secara optimal sehingga banyak yang mengalami obesitas. Untuk menangani masalah ini maka perlu diberikan penyuluhan promosi kesehatan salah satunya melalui sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penyuluhan promosi kesehatan melalui media sosial (WhatsApp) terhadap perubahan BMI dan lingkar perut pada pegawai Kantor Bupati Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-postest. Adapun populasi yaitu seluruh pegawai Kantor Bupati Aceh Besar sebanyak 543 orang. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 55 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji chi square dan paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,45% pegawai memiliki BMI Overweight, 87,27% memiliki lingkar perut tidak normal, 50,91% berumur 26-45 tahun, 78,18% berjenis kelamin laki-laki. Hasil uji Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan perilaku merokok (P=0,021) dengan Body Mass Index, ada hubungan umur (P=0,009), perilaku merokok (P=0,031) dengan lingkar perut pada pegawai di Kantor Bupati Aceh Besar. Hasil uji paired t-test, tidak ada perubahan antara BMI Baseline dengan BMI bulan ke-3 (P=0,410), Lingkar perut Baseline dengan Lingkar perut bulan ke-3 (P=0,763), BMI bulan baseline dengan bulan ke-6 (P 0,165) dan lingkar perut baseline dengan bulan ke-6 (P=0,783) pada pegawai di Kantor Bupati Aceh Besar.
Copyrights © 2024