Disrupsi sosial di lingkungan masyarakat Kristen telah menimbulkan masalah seriusbagi umat Kristen. Perubahan paradigma nilai-nilai sosial yang berkembang telahmengubah cara pandang orang Kristen terhadap kemanusiaan. Gereja dan umat Kristenmasih membeku di ruang yang eksklusif, jauh dari realitas masyarakat sekitar.Permasalahan ini berpotensi menjadikan keberadaan kekristenan tidak lagi dapat dirasakanoleh masyarakat. Penelitian ini mendeskripsikan tiga dasar yang menjadi alasan gerejaterlibat dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Melalui analis teologis, filosofis dansosiologis dibangun suatu teori bahwa gereja bukan hanya bersinggungan dengankehidupan sosial, melainkan juga memainkan peran membangun kehidupan sosial yangsejahtera. Dengan demikian, gereja telah melestarikan pelayanan Yesus dalammenunjukkan empati terhadap masyarakat tanpa memikirkan untung rugi atas tindakanNya. Jadi, gereja yang tidak memerhatikan masyarakat sekitarnya telah mengingkaripanggilannya sebagai pembawa damai dan kesejahteraan bagi sekitar.
Copyrights © 2023