Proses produksi merupakan kegiatan yang sangat penting bagi perusahaan, perlu ketelitian agar hasil produksi berkualitas dan diterima oleh konsumen. Minat konsumen yang sangat tinggi terhadap suatu produk harus seimbang dengan stok produk diperusahaan. Dalam memproduksi suatu barang diperlukan perencanaan, kendali untuk mencegah penyalagunaan, kurang stok dan kelebihan bahan baku agar tidak terjadi kerugian bagi perusahaan. Peneliti menggunakan metode deskriftif dalam penelitian ini, sedangkan memodelkan basis data menggunakan database life cycle. Rancangan model basis data monitoring sistem produksi bertujuan agar relasi setiap table terjada integritas datanya. Hasil akhir penelitian ini didapatkan 12 (dua belas) entitas konseptual yaitu Pelanggan, Pegawai, Pemesanan, DetilPesan, BahanBaku, Permintaan, SPK, Kwitansi, Surat Jalan, PO, DetilPO, Supplier. Penulis berharap rancangan model basis data monitoring sistem produksi dapat memberikan kemudahan dalam mengembangakan aplikasi monitoring sistem produksi dan mengoptimalkan kinerja database.
Copyrights © 2023