Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko teknologi informasi pada Sistem Informasi Akademik (SIAK) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dengan menggunakan pendekatan ISO 31000. SIAK merupakan salah satu sistem yang terhubung ke jaringan luas, dan dengan adanya keterhubungan tersebut, risiko yang mempengaruhi keberlangsungan proses akademik dapat muncul. Untuk mengelola risiko tersebut, perlu dilakukan manajemen risiko teknologi informasi yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode ISO 31000 dalam melakukan identifikasi, penilaian, dan pemeliharaan risiko. Melalui analisis kualitatif, risiko-risiko yang mempengaruhi SIAK UMMI dapat diidentifikasi dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko terkait aset sistem swifts menjadi salah satu risiko kritis yang membutuhkan koneksi jaringan dan asupan listrik yang konstan. Dengan menerapkan manajemen risiko teknologi informasi yang baik, UMMI dapat mencegah, menangani, dan memelihara sistem SIAK serta aset pendukungnya agar dapat beroperasi secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan manajemen risiko teknologi informasi pada SIAK di lingkungan akademik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan lain dalam mengelola risiko pada sistem informasi akademik mereka.
Copyrights © 2024