Anak-anak merupakan kelompok usia yang paling mudah terkena dampak positif maupun negatif media massa seperti televisi, radio dan internet. Maka, diperlukan pencerdasan berinteraksi (literasi) terhadap media untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi yang diterima melalui media. Hasil penelitian mengungkapkan, tingkat literasi media anak untuk kategori mengakses media hasilnya berbeda. Untuk televisi, responden berada pada level 5 yaitu pengguna telah paham penggunaan dan tujuan mengakses televisi. Radio pada level 3 dimana anak telah dapat mengidentifikasi perangkat yang digunakan meski hanya secara dangkal. Dan internet pada level 2 yaitu pengguna menunjukkan sedikit interaksi (lemah) terhadap media tersebut. Meski dari segi kuantitatif jumlah ini terbilang rendah (kecuali televisi) namun rata-rata responden telah sampai pada level 5 untuk indikator literasi media lainnya yaitu menganalisis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan isi pesan media. Artinya anak-anak di daerah perbatasan telah mampu menghubungkan perasaan pribadi, pengalaman, harapan, ketakutan, refleksi atau kepercayaan dengan teks yang mereka terima dari media.
Copyrights © 2013