Penelitian ini bertujuan mengetahui peran apa saja yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam menghadapi anaknya yang kecanduan game online serta resiko yang dihadapinya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus secara sederhana bisa dimengerti ssebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci, dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi. Hasil penelitian mengungkapkan pertama, orang tua bersikap tegas dengan membatasi waktu anak bermain game online. Penerapan kedua yang dilakukan orang tua adalah membatasi uang saku dan jajan anak. Upaya meminimalisir perilaku kebiasaan dalam bermain game online pada anak bisa dilakukan dengan membatasi dalam memberi uang jajan anak. Penerapan ketiga yang dilakukan orang tua adalah selektif dalam memilih teman bermain anak saat di luar rumah. Penerapan keempat yang dilakukan orang tua adalah dengan tidak memberikan bantuan saat anak kesulitan memainkan game online. Penerapan kelima yang dilakukan orang tua adalah dengan memberikan batasan waktu anak untuk keluar rumah.
Copyrights © 2021