Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesulitan dalam pemaknaan lambang-lambang pada puisi karena menyebabkan ketidaklangsungan ekspresi. Tujuan penelitian ini, untuk menemukan matriks, model, varian, dan hipogram pada puisi. Untuk sampai pada tujuan tersebut, peneliti menggunakan objek material tiga puisi yang berjudul Pulang, Haruku, dan Secangkir Kopi yang ada pada antologi Bulan Yang Melayari Aksara karya Ika Permata Hati. Sementara semiotika Riffaterre digunakan sebagai objek formal dengan alasan semiotika menjadikan lambang sebagai objek kajiannya. Dalam pengumpulan data digunakan metode baca, simak, diserta dengan teknik catat dan metode hermeneutika digunakan untuk menganalisis matriks, model, varian, dan hipogram pada ketiga puisi tersebut. Hasil penelitian dari ketiga puisi tersebut ditemukan matriks yaitu tentang kerinduan, varian di ketiganya tentang kenangan yang menyakitkan, sementara cinta yang tidak berujung bahagia, kegagalan menghapus cinta yang menyakitkan, tempat baru yang tidak membebaskan menjadi varian dari ketiga puisi tersebut dan Pulau Bali menjadi hipogram dari ketiganya.
Copyrights © 2023