Cekungan Jawa Timur Utara adalah back arc basin yang terkenal dengan kekayaan sumber daya hidrokarbonnya, menjadi fokus utama industri migas di Indonesia. Pada cekungan ini terdapat lapangan migas yang memiliki potensi signifikan dalam hal produksi minyak dan gas bumi. Untuk mengoptimalkan potensi ini, maka perlu pemahaman yang mendalam terkait jenis fluida yang ada pada reservoar. Salah satu parameter fisik yang penting dalam mengidentifikasi jenis fluida di dalam reservoar adalah nilai saturasi air (Sw). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis fluida berdasarkan nilai saturasi air pada 7 (tujuh) sumur yaitu BGS1, BGS2, BGS3, BGS4, BGS5, BGS6, dan BGS7. Penelitian ini menggunakan metode Well Logging dengan data log yang digunakan yaitu log gamma ray, log resistivitas, log porositas, dan log densitas. Berdasarkan hasil penelitian, pada Sumur BGS1 terdapat 5 zona dengan fluida minyak dan gas, sumur BGS2 terdapat 2 zona dengan fluida minyak dan gas, sumur BGS3 terdapat 2 zona dengan fluida minyak dan gas, sumur BGS4 terdapat 2 zona dengan fluida minyak, sumur BGS5 terdapat 1 zona dengan fluida minyak, sumur BGS6 terdapat 3 zona dengan fluida minyak dan gas, dan sumur BGS7 terdapat 1 zona dengan fluida minyak. Berdasarkan hasil analisis lapisan reservoar pada sumur BGS1, BGS2, BGS3, BGS4, BGS5, BGS6 dan BGS7 Cekungan Jawa Timur Utara secara umum didapatkan nilai saturasi air sebesar 20% - 70% dengan fluida gas-minyak.
Copyrights © 2024