Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Vol 2 No 1 (2023): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology

Analisis Pemborosan (Waste) pada Proses Produksi Decoder TV Parabola dengan Metode PDCA (Plan-Do-Check-Action) di CV. Mastekindo

Algi Bramantia (Program Studi Teknik Industri, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Wiwin Widiasih (Program Studi Teknik Industri, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2023

Abstract

CV. Mastekindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perakitan dan distributor Decoder TV Parabola bermerek Gardiner. Dari hasil pengamatan awal saat melakukan penelitian diketahui bahwa di dalam proses produksi Decoder TV Parabola dalam proses produksi ini masih sering mengalami hambatan ataupun aktivitas-aktivitas yang tidak memberikan nilai tambahan untuk perusahaan. Oleh sebab itu dilakukan identifikasi waste dengan menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action) dan tools yang digunakan yaitu: Diagram Pareto, Diagram Fishbone dan dilakukan penelitian lanjut menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) agar dapat memberi usulan untuk meminimalisir terjadinya waste tersebut. Pada tahap Plan, dari data pada produk Decoder TV Parabola yang di dapat pada bulan Agustus terdapat 9 jenis waste, yaitu: Environtmental Health, and Safety (EHS) (14%), Overproduction (10%), Waiting(11%), Transportation (14%), Extra processing (15%), Unnecessary inventory (9%) Unnecessary motion (12%), Defects(11%), Non-Utilized Resource (6%). Lalu dengan menggunakan cause and effect diagram dapat diketahui faktor-faktor penyebab terjadinya jenis waste Extra processing adalah dari faktor Standar Operasional Prosedure (SOP) perusahaan. Tahap Do Setelah diketahui penyebab terjadinya jenis waste, Menentukan sasaran dan tujuan dalam tindakan perbaikan dan identifikasi waste dan dibantu oleh tools 5W+1H. Tahap Check, dengan menggunakan tools FMEA, didapatkan penyebab utama pada jenis waste Extra processing yang menjadi prioritas dilakukannya perbaikan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) paling tinggi diantara penyebab-penyebab lainnya yaitu sebesar 360. Tahap selanjutnya adalah tahap Action, pada tahap ini dilakukan pengendalian kualitas dalam bentuk pemberian usulan berupa merancang ulang SOP dalam lantai produksi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

MINE-TECH

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Industrial & Manufacturing Engineering Public Health Other

Description

MINE-TECH: Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology (E-ISSN: 2985-3516) diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing yang terbit setiap bulan Juni dan Desember. MINE-TECH menyediakan forum penyebaran hasil penelitian baru berupa manufaktur di bidang sistem ...