Dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Puskesmas memiliki peran utama untuk mewujudkan kendali mutu biaya. Untuk memastikan hal tersebut berjalan dengan baik, BPJS Kesehatan menerapkan sistem pembayaran Kapitasi kepada Puskesmas Berbasis Kinerja (KBK). Terdapat tiga indikator yang wajib dipenuhi jika Puskesmas ingin mendapatkan Kapitasi 100%. Namun masih banyak Puskesmas di Wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singaraja belum dapat mencapai nilai KBK 100%. Penelitian lain menunjukkan apabila KBK tidak tercapai akan berpengaruh kepada kualitas dan kepuasan layanan. Di sisi lain berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kinerja pegawai dengan kepemimpinan, kompensasi dan motivasi sebagai mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran motivasi memediasi pengaruh kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja pegawai puskesmas di wilayah kerja BPJS kesehatan kantor Cabang Singaraja. Populasi pada penelitian ini PIC KBK untuk masing-masing indicator KBK dengan metode total sampling. Dianalisa menggunakan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menujukkan pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan terhadap motivasi; kompensasi terhadap motivasi; kepemimpinan terhadap kinerja; kompensasi terhadap kinerja; motivasi terhadap kinerja pegawai puskesmas target KBK. Serta motivasi kerja dapat memediasi pengaruh kepemimpinan dan juga memediasi pengaruh kompensasi secara signifikan terhadap kinerja pegawai puskesmas untuk mencapai target KBK.
Copyrights © 2024