Banyak pendekatan yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), adalah dengan pendekatan inkuiri. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap peserta didik kelas IV SDN 18 Payakumbuh, ditemukan bahwa hasil belajar IPA tentang kerusakan lingkungan masih rendah. Penggunaan pendekatan inkuiri merupakan salah satu cara untuk memecahkan masalah dalam peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (classroom ection research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Rancangan penelitian ini meliputi: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai praktisi yang berkolaborasi dengan teman sejawat sebagai penilai 2. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi/pengamatan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini, dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan beberapa tahap: menelaah data, reduksi data, menyajikan data, mengumpulkan hasil. Agar keabsahan data terjaga dilakukan teknik triangulasi (pengujian temuan penelitian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan inkuiri terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas IV SDN 18 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari peningkatan kualitas dan hasil belajar peserta didik pada setiap pertemuan dalam masing-masing siklus. Siklus I jumlah ketuntasan 28% dengan rata-rata 65,23, dan pada siklus II jumlah ketuntasan menjadi 86% dengan rata-rata 87,14. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan inkuiri pada pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 18 Payakumbuh.
Copyrights © 2024