Peningkatan nilai perusahaan merupakan dorongan yang diharapkan oleh pemilik perusahaan, karena dengan meningkatnya nilai perusahaan, akan tercipta kesejahteraan bagi para pemiliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap seberapa besar pengaruh kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur. Dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode 2016-2020, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menerapkan metode regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian secara parsial, menunjukkan bahwa kebijakan dividen dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara kebijakan hutang tidak berpengaruh secara signifikan. Secara simultan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil uji koefisien determinasi yang disesuaikan (R Square) menunjukkan nilai sebesar 0.291, menandakan bahwa kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berkontribusi sebesar 29,1% terhadap nilai perusahaan, sedangkan sebesar 70,9% dipengaruhi oleh faktor lain seperti profitabilitas dan leverage.
Copyrights © 2024