Pengeringan merupakan salah satu proses penting dalam industri pembuatan pupuk, tidak terkecuali pupuk NPK, pupuk NPK dengan kadar air tinggi menyebabkan nilai jual pupuk rendah dan berdampak bagi tanaman.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja rotary dryer pada industri pupuk NPK dengan kapasitas 800 ton/hari. Rotary dryer dilengkapi dengan lifter dan burner, lifter merupakan komponen pencurah yang terdapat didalam rotary dryer yang berfungsi mendistribusikan bahan secara merata sedangkan burner merupakan sumber panas yang dihasilkan untuk di kontakkan dengan bahan yang tercurah dari lifter. Agar efisiensi dapat dicapai dengan baik metode perbandingan data aktual hendaknya mendekati data desain, dengan menghitung neraca panas kita dapat mengevaluasi kinerja rotary dryer dalam kapasitas 800 ton/hari secara optimal, data aktual menunjukan adanya perbedaan signifikan karena adanya beberapa faktor yaitu panas yang hilang saat proses dan kondisi lifter yang berkarat, sehingga optimalisasi proses perlu dilakukan seperti perawatan yang berkala terutama pada sistem pemanas serta kondisi lifter yang baik agar pengeringan memenuhi target yang diharapkan yaitu kadar air kurang dari 2%.
Copyrights © 2020