Tulang ayam pada dasarnya bisa dimanfaatkan menjadi adsorben karena memiliki kandungan hidroksiapatit. Hidroksiapatit ini dapat dijadikan sebagai adsorben untuk pengolahan air limbah, karena banyak dan mudah diperbarui. Tujuan peneltitan ini untuk megetahui jenis aktivator HCl dan NaOH terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7, mengetahui pengaruh lama waktu aktivasi atau perendaman terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7, serta mengetahui perbedaan massa adsorben terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan adalah larutan aktivator HCl 1M dan NaOH 1M, lama waktu aktivasi atau perendaman 12 dan 24 jam massa adsorben 0,5; 1; 1,5; dan 2 gram. variabel kontrol yaitu waktu proses adsorpsi 1 jam, volume larutan K2Cr2O7 100 ml, dan konsentrasi logam kromium 100 ppm. Hasil penelitian yang didapat yaitu larutan aktivasi yang optimum menggunakan HCl dengan lama waktu aktivasi 24 jam dan massa adsorben 2 gram menunujukkan efektivitas adsorpsi 87% dan terjadi penurunan konsentrasi kromium dari 99,620 ppm menjadi 13,219 ppm.
Copyrights © 2021